Translate

Tampilkan postingan dengan label Kata Bijak. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kata Bijak. Tampilkan semua postingan

Minggu, 23 Februari 2014

Logika Dan Takdir

Ada dua orang bersahabat, yang satu bernama "Logika" dan yang satunya lagi bernama "Takdir". Keduanya naik mobil dalam sebuah perjalanan yang panjang… Di tengah perjalan mobil mereka kehabisan bahan bakar. Keduanya berusaha melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki sebelum datang waktu malam.

Keduanya berusaha menemukan tempat beristirahat, setelah itu baru melanjutkan lagi perjalanan. Si Logika memutuskan untuk tidur di bawah sebatang pohon. Sedangkan si Takdir memilih tidur di tengah jalan.

Logika berkata kepada Takdir: Kamu gila! Kamu menjatuhkan dirimu kepada kematian. Boleh jadi ketika kamu tidur ada mobil yang lewat dan melindas tubuhmu. Takdir menjawab: Saya tidak akan tidur kecuali di tengah jalan ini. Boleh jadi ada mobil yang datang lalu ia melihatku dan mengajakku bersamanya.

Akhirnya Logika betul-betul tidur di bawah pohon dan Takdir tidur di tengah jalan. Tidak beberapa lama setelah keduanya tertidur lewat sebuah mobil besar dalam kecepatan tinggi. Tatkala ia melihat seseorang tidur di tengah jalan, ia berusaha berhenti dengan mendadak, tapi sayang ia tidak bisa.

Akhirnya ia membanting stir dan mobil itu berbelok ke arah pohon dan langsung menabrak Logika, dan selamatlah si Takdir. Inilah kenyataan hidup, Takdir memainkan peranannya di tengah-tengah manusia. Kadang-kadang sekalipun ia bertentangan dengan Logika.

Maka boleh jadi terjadinya delay dalam penerbangan ada keselamatan di balik itu.

Boleh jadi tertunda kita mendapatkan hak kita krn ada hak orang lain yang selama ini kita abaikan dan kita tidak memperdulikan.

Boleh jadi kita terlambat menikah ada keberkahan di balik itu.

Boleh jadi kita belum dikaruniai anak ada kebaikan di balik itu.

Boleh jadi ditolaknya lamaran kerja kita ada hikmah besar di balik itu.

Tertundanya pertolongan dan kemenangan pasti ada manfaat yang sangat besar di belakang itu. "Boleh jadi kalian membenci sesuatu padahal ia baik bagimu."

Oleh karena itu, optimislah selalu.....dan tetap semangat dalam menjalani hidup ini

Sumber :

Diamond Director of Jeunesse Global

Terima Kasih Sudah Berkunjung,Jangan Lupa Tingalkan Jejak Dikolom Komentar ya...

Rabu, 05 Februari 2014

UANG BUKAN TUHAN

Perkenalkan namaku adalah UANG
Orang barat menyebutku MONEY...

Wajahku biasa saja, fisikku juga lemah, namun aku mampu merombak tatanan dunia.

Aku juga "bisa" merubah perilaku bahkan sifat manusia karena manusia mengidolakan aku.

Banyak orang berubah kepribadiannya, mengkhianati teman, menjual tubuh, bahkan meninggalkan keyakinan imannya, demi aku!

Aku tidak mengerti perbedaan orang saleh dan bejat, tapi manusia memakai aku menjadi patokan derajat, menentukan kaya miskin, terhormat atau terhina.

Aku bukan iblis, tapi sering orang melakukan kekejian demi aku.

Aku juga bukan pihak ketiga, tapi banyak suami istri pisah gara2 aku. Anak dan orangtua berselisih gara2 aku.

Sangat jelas juga aku bukan Tuhan, tapi manusia menyembah aku seperti Tuhan.

Seharusnya aku melayani manusia, tapi kenapa malah manusia mau jadi budakku?!

Aku tidak pernah mengorbankan diriku untuk siapa pun, tapi banyak orang rela mati demi aku.

Perlu aku ingatkan, aku hanya bisa menjadi alat bayar resep obat anda, tapi tidak mampu memperpanjang hidup anda.

Kalau suatu hari anda di panggil Tuhan, aku tidak akan bisa menemani anda, apalagi menjadi penebus dosa2 anda, anda harus menghadapi sendiri dengan sang Pencipta lalu menerima penghakimanNya ...

Saat itu, Tuhan akan hitung2an dengan anda, APAKAH SELAMA HIDUP ANDA MENGUNAKAN aku dgn baik, atau sebaliknya MENJADIKAN aku sebagai TUHAN?

Selasa, 04 Februari 2014

Mengubah dunia

Ubahlah Dirimu Sendiri Sebelum Mengubah Orang Lain.


“Ketika aku muda,
aku ingin mengubah seluruh dunia. Lalu aku sadari,
betapa sulit mengubah seluruh dunia ini, lalu aku putuskan untuk
mengubah negaraku saja. Ketika aku sadari bahwa aku tidak bisa mengubah
negaraku,
aku mulai berusaha mengubah kotaku. Ketika aku semakin tua,
aku sadari tidak mudah mengubah kotaku.
Maka aku mulai mengubah
keluargaku. Kini aku semakin renta, aku pun tak bisa mengubah
keluargaku.
Aku sadari bahwa satu-satunya yang bisa aku ubah adalah
diriku sendiri.
Tiba-tiba aku tersadarkan bahwa bila saja aku bisa mengubah diriku
sejak dahulu, aku pasti bisa mengubah keluargaku dan kotaku. Pada
akhirnya aku akan mengubah negaraku dan aku pun bisa mengubah seluruh
dunia ini.”

Tidak ada yang bisa kita ubah sebelum kita mengubah diri sendiri.
Tak
bisa kita mengubah diri sendiri sebelum mengenal diri sendiri. Takkan
kenal pada diri sendiri sebelum mampu menerima diri ini apa adanya.




WebRepOverall rating